Arsip Tag: gejala penyakit tipes

Tipes : Gejala, Penyebab, Dan Cara Pengobatan

Tipes : Gejala, Penyebab, Dan Cara Pengobatan – Tipes merupakan penyakit infeksi yang di sebabkan oleh bakteri salmonella typhi. Penyakit ini umumnya menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri tersebut. Tipes adalah penyakit yang masih banyak di Indonesia dengan jumlah kasus yang terus meningkat setiap tahunnya. Oleh sebab itu, tipes di nyatakan sebagai penyakit endemik di Indonesia.

Gejala Tipes

Gejala tipes atau demam tifoid dapat berbeda-beda pada setiap orang dan seringnya tidak khas. Bahkan, ada beberapa orang yang tidak mengalami gejala sama sekali ketika terkena penyakit tipes. Kondisi ini di sebut dengan asymptomatic carrier. Namun, ada beberapa ciri-ciri dan gejala tipes yang mudah di kenal.

Demam

Gejala tipes yang paling utama adalah munculnya demam yang makin lama makin tinggi hingga mencapai 39-40c. Demam karena tipes umumnya menurun pada pagi hari, tetapi akan kembali meningkat pada sore hingga malam hari. Pada beberapa kasus di temukan, demam ini dapat berlangsung selama 3 minggu.

  • Gangguan Pada Saluran Pencernaan
  • Gejala tipes juga bisa terjadi pada saluran pencernaan, meliputi:
  • Sakit perut
  • Bau mulut tak sedap
  • Bibir kering dan pecah-pecah
  • Lidah di tutupi selaput putih kotor
  • Perut kembung karena adanya pembesaran hati dan limfa
  • Sembelit atau diare (biasanya sembelit merupakan gejala tipes pada orang dewasa, sedangkan diarea pada anak-anak)

Gangguan Kesadaran

Pada beberapa kasus, ciri-ciri dan gejala tipes membuat penderitaan mengalami penurunan kesadaran. Kondisi ini perlu di waspadai karena dapat memburuk dalam beberapa minggu. Jika tidak segera di tangani dengan baik, penderita tipes daat mengalami komplikasi berupa pendarahan internal atau pecahnya sistem pencernaan (usus) yang dapat membahayakan nyawa.

Penyebab Tipes

Penyebab tipes atau demam tifoid yang paling utama adalah di sebabkan oleh infeksi bakteri salmonella typhi. yakni jenis bakteri yang juga menjadi penyebab keracunan makanan. Bakteri salmoneila typhi mampu bertahan hidup selama beberapa minggu di alam bebas, seperti di dalam air, es batu, sampah maupun debu. Bakteri salmoneila typhi penyebab tipes ini dapat berpindah dari satu orang ke orang lain melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Ketika seseorang yang terinfeksi bakteri ini tidak mencuci tangan dengan bersih sebelum mengolah atau menyentuh makanan, kemudian makanan tersebut di konsumsi oleh orang lain, maka orang tersebut beresiko tertular penyakit tipes.

Baca Juga: Mengenali Gejala. Penyebab dan Cara Mengobati Tetanus

Cara Pengobatan

Diagnosis Tipes

  • Apa bila seseorang mengalami ciri-ciri dan gejala tipes seperti yang di sebutkan di atas, segera periksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh unuk memastikan penyebab tipes yang meliputi:
  • Tes widal, di perlukan untuk mengidentifikasi bakteri salmonella typhi pada kultur darah.
  • Tes antibodi, seperti tes tubex di perlukan untuk memeriksa DNA typhoid pada darah. Ketika di temukan adanya bakteri salmonella typhi pada darah, maka dokter akan memberikan pengobatan sesaui dengan keparahan gejala dan konsisi masing-masing pasien.

Terapi Antibiotik

Satu-satunya cara mengobati tipes yang paling efektif adalah dengan pemberian antibiotik. Pasalnya, penyakit tipes di sebabkan oleh infeksi bakteri sehingga penggunaan antibiotik akan sangat membantu membunuh bakteri penyebab tipes. Beberapa jenis antibiotik yang dapat di berikan oleh dokter antara lain:

  • Levofloxacin atau ciprofoxacin, anti biotik ini tidak di sarankan untuk itu hamil.
  • Ceftriaxone, dapat di berikan untuk mengatasi gejala tipes pada anak.

Memperbanyak Minum Air Putih

Diare adalah salah satu gejala tipes yang paling umum. Karena itu, penderita di sarankan untuk memperbanyak minum air putih untuk menjaga hidrasi tubuh agar tidak kekurangan cairan.