Tips Menjaga Kesehatan Tubuh saat Cuaca Dingin

Tips Menjaga Kesehatan Tubuh saat Cuaca Dingin – Musim hujan identik dengan berbagai penyakit. Kamu bisa menghindarinya dengan memenuhi cairan tubuh hingga mengonsumsi vitamin C. Beberapa hari kebelakangan ini hujan terjadi cukup ekstrem terjadi dibebeapa kota. Perubahan cuaca yang terjadi sangat tiba-tiba membuat tubuh menjadi rentan dari berbagai gangguan kesehatan. Tentunya kondisi ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman sehingga penurunan produktivitas sehari-hari. Untuk itu sangat penting mengetahui cara menjaga kesehatan di musim penghujan. Bukan hanya menyiapkan perlengkapan hujan, kamu juga perlu meningkatkan sistem imun tubuh agar kesehatan selalu dalam kondisi yang prima.

Musim Hujan identik dengan berbagai penyakit, seperti flu dan batuk. Hal ini bisa terjadi akibat penurunan sistem imun tubuh yang disebabkan oleh cuaca dingin. Bukan itu saja, cuaca dingin juga bisa meningkatkan penyebaran bakteri dan virus. Rhinovirus juga merupakan penyebab flu biasa dapat bereplikasi lebih cepat pada suhu yang lebih dingin. Selain itu virus Influenza juga bisa tumbuh dan berkembang dengan stabil pada suhu dingin dan kering. Perubahan suhu yang terjadi secara tiba-tiba juga bisa menyebabkan penurunan daya tahan tubuh. Hal ini akan membuat kamu lebih rentan mengalami sejumlah keluhan kesehatan yang bisa menurunkan produktivitas hingga gangguan aktivitas.

1. Penuhi Kebutuhan Cairan Setiap Hari

Meskipun cuaca dingin, kamu perlu memastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik saat musim penghujan. Dehidrasi membuat tubuh lebih rentan mengalami berbagai penyakit yang ketap muncul di musim hujan. Perbanyak mengonsumsi air putih atau buah dengan kandungan air yang tinggi. Sangat baik untuk mencegah dehidrasi di musim hujan. Pastikan untuk selalu mengonsumsi air putih yang matang dan kebersihannya terjaga dengan baik.

2. Konsumsi Asupan Vitamin C

Vitamin C menjadi salah satu vitamin yang sangat baik untuk mengoptimalkan sistem imun tubuh. Untuk itu, jangan lupa perbanyak asupan makanan dengan kandungan vitamin C didalamnya, seperti jeruk, stroberi, brokoli hingga bayam. Selain makanan, kamu juga bisa memenuhi kebutuhan vitamin C dengan mengonsumsi suplemen citamin C. Kamu bisa cek kebutuhan medis yang kamu butuhkan.

3. Lakukan Aktivitas Fisik

Jangan malas untuk melakukan berbagai kegiatan fisik atau olahraga saat musim penghujan. Dengan rutin berolahraga maka sistem imun tubuh akan meningkat sehingga risiko paparan penyakit akan lebih menurun.

Baca Juga : Cara Mudah Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Agar Tetap Bersih

4. Penuhi Kebutuhan Istirahat

Penuhi kebutuhan istirahat setiap hari. Sangat penting untuk tidur selama 7-8 jam setiap malamnya agar sistem imun. Tubuh dalam kondisi optimal, hal ini membuat kamu akan terhindar dari berbagai risiko penyakit yang rentan terjadi di musim penghujan.

5. Jangan Makan Sembarangan

Hindari mengonsumsi atau membeli makanan sembarabngan. Pastikan kamu mengonsumsi makanan yang bersih dengan kandungan yang baik untuk kesehatan. Terlalu banyak mengonsumsi makanan yang kebersihannya kurang terjaga. Membuat kamu lebih rentan mengalami berbagai penyakit selama musim hujan.

6. Jaga Kebersihan Tubuh

Selama musim hujan, jangan lupa untuk sering mencuci tangan. Hal ini bisa kamu lakukan untuk mencegah paparan bakteri atau virus yang menempel pada tangan sebaiknya cuci tangan sebelum makan, setelah makan, setelah melakukan aktivitas di luar ruangan hingga setelah menggunakan toilet. Selain itu, pastikan kondisi kuku dalam keadaan bersih. Kuku yang terlalu panjang tidak bersih bisa menyebabkan penumpukan kuman dan bakteri. Jangan lupa untuk menyiapkan berbagai peralatan hujan persiapan di musim hujan kamu bisa memiliki payung atau mantel hujan.

Cara Mengatasi Batu Ginjal Yang Harus Di Ketahui

Cara Mengatasi Batu Ginjal Yang Harus Di Ketahui – Batu ginjal adalah kondisi medis yang umum namun bisa sangat menyakitkan. Ini terjadi ketika mineral dan garam di dalam urin mengkristal dan membentuk batu keras di dalam ginjal. Meskipun sering kali dapat di keluarkan dari tubuh tanpa perlu intervensi. Penyakit ini bisa menyebabkan komplikasi serius jika tidak di tangani dengan baik. Di bawah ini ada beberapa cara mengatasi batu ginjal yang harus di ketahui.

Mengonsumsi Obat Pereda Nyeri

Ketika batu ginjal bergerak dari ginjal menuju ke saluran kemih, kamu mungkin akan merasakan sakit di saluran kemih. Dalam kondisi ini, kamu bisa mengonsumsi paracetamol atau pereda nyeri lainnya. Lakukan konsultasi online ke dokter untuk mengetahui obat pereda nyeri yang cocok dan dosis yang aman untuk kamu.

Menjalani Prosedur ESWL

Jika batu ginjal belum juga berhasil luruh melalui urine, dokter bisa merekomendasikan prosedur moninvasif Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy. Ini merupakan prosedur untuk menghancurkan batu ginjal menggunakan gelombang kejut dari luar tubuh. Metode ini umumnya di lakukan oleh dokter jika pasien memiliki batu ginjal yang berukuran kecil atas pasiesn tidak bisa menjalani tindakan operasi invasif. Metode ini bisa di lakukan sebagai prosedur rawat jalan dan pemulihannya lebih cepat.

Menunggu Batu Larut Dengan Sendirinya

Penderita batu ginjal dengan ukuran batu yang kecil akan lebih memungkinkan untuk menunggu batu larut dengan sendirinya. Penderita dapat menunggu selama kurang lebih 4 hingga 6 minggu agar batu keluar. Mengeluarkan batu ginjal dengan ukuran kecil ini, tentunya perlu terimbangi dengan minum air putih lebih banyak dari pada takaran normalnya. Hal ini untuk mempermudah batu untuk larut bersama cairan urin. Batu ginjal yang kecil biasanya bisa keluar sendiri dalam beberapa minggi meski terasa sakit.

Menjalani Tindakan Operasi

Ketika metode nonbedah yang sudah di bahas sebelumnya tidak berhasil menyembuhkan batu ginjal, ukuran batu ginjal sangat besar, atau batu ginjal sudah menyebabkan komplikasi serius. Kamu akan di anjurkan untuk menjalani tindakan operasi agar cepat sembuh. Operasi batu ginjal terdiri dari beberapa jenis, yaitu percutaneous nephrolithotony (metode operasi minimal invasif), ureteroscopy, dan operasi terbuka. Setelah mendapatkan pemeriksaan secara detail, dokter akan merekomendasikan jenis operasi yang cocok dengan kondisi kamu saat ini.

Baca Juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata Agar Tetap Sehat Dan Jernih

Litotripsi

Terapi litotripsi gelombang kejut ekstrakorporeal menggunakan gelombang suara untuk memecah batu besar, sehingga lebih mudah melewati ureter ke kandung kemih. Prosedur ini mungkin terasa tidak nyaman dan mungkin memerlukan anestesi ringan. Hal tersebut dapat menyebabkan memar di perut dan punggung, serta pendarahan di sekitar ginjal dan organ di sekitarnya.

Ureteroskopi

Ketika baru tersangkut di ureter atau kandung kemih, dokter mungkin menggunakan alat bernama ureteroskop untuk mengeluarkannya. Sebuah alat berupa kawat kecil dengan kamera terpasang di masukkan ke dalam uretra dan kandung kemih. Dokter kemudahan menggunakan sangkar kecil untuk mengambil batu tersebut dan mengeluarkannya.

Menjalani Pengobatan Medis

Untuk membantu mengatasi batu ginjal, dokter juga bisa memberikan obat-obatan golongan alpha blocker. Pengobatan ini bermanfaat untuk melemaskan otot saluran kemih. Sehingga memudahkan batu ginjal untuk keluar dari dalam tubuh tanpa menyebabkan rasa sakit.

Perasan Lemon

Perasan air lemon mengandung sitrat yang dapat mencegah terbentuknya batu ginjal jenis kalsium. Sitrat juga dapat memecah batu ginjal yang berukuran kecil, sehingga tidak menyumbat saluran kemih dan dapat di keluarkan dengan mudah melalui urine.