Arsip Tag: Risiko Hamil Anggur

Mengenai Hamil Anggur Yang Harus Di Ketahui

Mengenai Hamil Anggur Yang Harus Di Ketahui – Mola hydatidosa atau hamil anggur merupakan pembentukan ari-ari (plasenta) yang tidak normal pada masa kehamlan. Kondisi ini tergolong komplikasi kehamilan yang jarang terjadi. Plasenta atau ari-ari yang terbentuk pada penderita hamil anggur tidak normal dan terbentuk seperti sekumpulan anggur. Sering kali, janin sama sekali tidak terbentuk, hanya jaringan plasenta yang abnormal. Kondisi yang di sebut hamil anggur ini tergolong sebagai penyakit trofoblastik gestasional. Hamil anggur sudah di deteksi pada awal kehamilan, karena mirip dengan kehamilan normal. Oleh sebab itu, pemeriksaan rutin kehamilan perlu di lakukan agar kondisi ini bisa terdeteksi oleh dokter kandunga.

Tanda Dan Gejala Hamil Anggur

Pada awalnya, molar pregnancy sama seperti gejala kehamilan umum. Seiring waktu, ada beberapa ciri lain yang dapat muncul.

  • Nyeri panggul
  • Mual dan muntah yang lebih parah dari hamil biasa
  • Perdarahan yang di sertai kumpulan benjolan seperti buah anggur yang keluar dari vagina
  • Preeklampsia dini di minggu-munggu awal kehamilan
  • Peningkatan kadar hormon HCG
  • Tidak ada tanda kehidupan pada janin
  • Ukuran rahim tidak normal dan tidak sesuai dengan usia kehamilan
  • Hipertiroidisme (kelenjar tiroid terlalu aktif dan menghasilkan hormon tiroksin secara berlebihan)
  • Munculnya kista ovarium
  • Timbulnya gejala-gejala penyakit hipertiroid, seperti kelelahan, gugup, detak jantung tidak teratur, dan keluarnya keringan berlebihan
  • Keluarnya cairan dari vagina
  • Anemia pada ibu hamil

Setelah terdeteksi positif hamil anggur, jaringan-jaringan tersebut akan di angkat dengan tindakan medis operasi hingga tak ada yang tertinggal pada rahim. Hal ini di lakukan guna mencegah komplikasi berkelanjutan. Kalaupun gejala-gejala yang kamu alami tidak terdeteksi sebagai hamil palsu, tapi kamu mengalami keguguran pada 20 minggu pertama dengan penyebab yang tidak di ketahui. Hal ini sering kali akan di indikasihan sebagai molar hidatilosa.

Penyebab Hamil Anggur

Sperma Tidak Membuahi Sel Telur Dengan Benar

Kehamilan awalnya terjadi melalui proses pembuahan antara sel telur wanita dan sel sperma pria. Namun, sel telur abnormal yang di buahi malah berkembang menjadi tumor, bukan janin. Hamil anggur juga bisa terjadi ketika sperma tidak membuahi sel telur dengan benar. Akhirnya sekumpul sel yang seharusnya bisa membentuk plasenta berubah membentuk jaringan abnormal. Pada kondisi ini, jaringan berisi cairan akan tumbuh memenuhi ruang di dalam rahim, bukannya janin. Sel-sel berisi cairan ini di sebut trofoblas.

Baca Juga: Daftar Makanan yang Harus Dihindari Penderita Kolesterol

Kelainan Kromosom

Kemungkinan penyebab lainnya adalah kelainan kromosom. Kondisi ini dapat terjadi apa bila jumlah materi genetik dalam sel telur yang di buahi tidak tepat. Sel manusia normalnya mengandung 23 pasang kromosom, satu set dari ibu dan yang lainnya dari ayah. Struktur genetik kromosom ini membawa informasi untuk memberitahu sel-sel tubuh apa yang harus di lakukan. Pada hamim mola, ada satu set kromosom tambahan yang berasal dari ayah. Ketika ini terjadi, sel telur yang telah di buahi tidak dapat bertahan hidup dan akhirnya mati beberapa minggu setelah kehamilan.

Jenis Hamil Anggur

Complete Molar Pregnancy

Untuk membentuk janin, normalnya di butuhkan 46 kromosom lengkap, yaitu 23 pasang kromosom dari sperma dan 23 pasang kromosom dari sel telur. Sementara itu, complete molar pregnancy lengkap terjadi ketika telur tanpa kandungan genetik di buahi oleh sperma. Kondisi ini mengakibatkan janin tidak berkembang.

Partial Molar Pregnancy

Hamil palsu parsial terjadi ketika ada dua sperma yang tidak mengandung kromosom sama sekali membuahi sel telur. Ini dapat menyebabkan janin bertumbuh dan berkembang secara abnormal sehingga tidak dapat bertahan hidup. Bukan hanya kromosom yang gagal bersatu, kelebihan jumlah sperma saat pembuahan juga bisa menjadi penyebab hamil palsu.