Arsip Tag: kualitas tidur

Tips untuk Tidur Nyenyak dan Menjaga Kualitas Tidur

Tips untuk Tidur Nyenyak dan Menjaga Kualitas Tidur – Tidur yang tidak nyenyak merupakan masalah yang cukup umum. Namun, ada beberapa cara tidur nyenyak yang bisa kamu coba lakukan agar kualitas tidur menjadi lebih baik. Tidak hanya meningkatkan kualitas tidur, tidur nyenyak juga baik untuk kesehatan fisik dan mental. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa kurang tidur atau tidur tidak nyenyak bisa menurunkan daya pikir, tingkat konsentrasi dan kemampuan bekerja seseorang. Terlebih bila dibiarkan tanpa penanganan, kurang tidur dapat meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung, obesitas dan kanker. Oleh karena itu, diperlukan cara agar tidur nyenyak dan berkualitas bisa di dapatkan.

1. Batasi Waktu Tidur Siang

Tidur siang di ketahui baik untuk tubuh. Namun, jangan tidur siang terlalu lama karena bisa menyebabkan sulit tidur di malam hari. Oleh karena itu, kamu di sarankan untuk membatasi waktu tidur siang, yaitu tidak lebih daru 20 menit. Jika kamu ingin menghindari tidur siang, kamu bisa melakukan kegiatan santai lainnya, seperti berjalan kaki, minum minuman dingin atau berbicara dengan keluarga.

2. Hindari Olahraga Berat Sebelum Tidur

Olahraga bisa menghasilkan efek lelah yang membuat kamu semakin terlelap. Namun, aktivitas ini juga dapat menghasilkan efek segar yang justru membuat tubuh semakin terjaga. Bagi kamu yang sulit tidur setelah berolahraga. Di sarankan untuk menggantinya dengan relaksasi yang menegangkan, seperti melakukan yoga, vinyasa yoga, membaca buku, berendam air hangat atau mendengarkan musik. Bagi kamu yang sudah menikah. Berhubungan seksual bisa menjadi alternatif untuk mengatasi kondisi susah tidur. Berbeda dengan olahraga berat, aktivitas seksual bisa membuat tubuh lebih rileks dan mengundang rasa kantuk.

3. Hindari Makan Berat Menjelang Waktu Tidur

Makanan berat akan membuat sistem pencernaan bekerja lebih keras. Sehingga bisa menganggu tidur kamu. Jika merasa lapar pada malam hari, siasati dengan mengonsumsi makanan ringan, seperti biskuit, sereal atau susu. Selain itu, batasi waktu makan, paling lambat satu jam sebelum tidur. Agar lebih cepat tidur, kamu bisa mencoba minum, minuman hangat, misalnya air hangat, air jahe atau teh chamomile.

Baca Juga : Tips Menghilangkan Batuk Dengan Cepat

4. Hindari Mengonsumsi Kopi atau Merokok Sebelum Tidur

Kopi mengandung zat kafein yang dapat membuat kamu menjadi sulit tidur. Meski di paksakan untuk tidur. Kamu bisa terbangun beberapa kali pada malam hari. Hal ini membuat kualitas tidur menurun dan mengurangi waktu tidur.

5. Hindari Menggunakan Perangkat Elektronik atau Gawai Sebelum Tidur

Hindari bekerja di tempat tidur kamu agar pikiran kamu lebih rileks. Kamu juga di anjurkan untuk melupakan sejenak berbagai pikiran yang ada hubungannya dengan pekerjaan, deadline atau ujian. Selain itu, hindari penggunaan peralatan elektronik, seperti TV, telepon genggam dan lainnya menjelang tidur. Agar bisa menjadi lebih nyenyak sebaiknya mematikan lampu di kamar saat akan tidur. Selain beberapa cara di atas, kamu juga di sarankan untuk membuat jadwal tidur dan salah satunya adalah dengan dengan tidur bifasik.

Lakukan kebiasaan tidur yang teratur, bahkan saat akhir pekan. Jadwal tidur yang tetap akan membantu menjaga tidur nyenyak. Jangan lupa untuk menciptakan suasana ruang tidur senyaman mungkin agar tidur lebih berkualitas. Kamu juga bisa melakukan pijak refleksi kaki atau coba skinship untuk membuat tidur lebih nyenyak. Kualitas tidur yang baik adalah salah satu cara untuk menjaga tubuh agar tetap sehat. Selain itu, tidur juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga suasana hati dan menjaga pikiran agar tidak stress.

 

Rekomendasi Obat Tidur Tanpa Resep Dokter untuk Insomnia

Rekomendasi Obat Tidur Tanpa Resep Dokter untuk Insomnia – Ada beberapa jeni obat tidur tanpa resep dokter yang dibeli secara langsung diapotek. Meski begitu, penggunaan obat tidur harus di lakukan secara hati-hati karena dapat menimbulkan efek samping bahkan ketergantungan. Insomnia merupakan salah satu gangguan yang membuat penderitanya sulit tidur. Kondisi ini biasanya di sebabkan oleh berbagai hal seperti stress, depresi, kezemasan atau kebiasaan buruk sebelum tidur. Misalnya makan terlalu banyak atau memakai gadget. Nah, Insomnia ini memang dapat memengaruhi suasana hati dan menurunkan stamina sehingga penderitanya sering merasa lelah dan lesu saat bangun tidur. Oleh karena itu tidak sedikit penderita Insomnia yang mencoba konsumsi obat tidur untuk mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

1. Diphenhydramine

Diphenhydramine merupakan obat jenis antihistamin yang biasanya di gunakan untuk meredakan gejala alergi dan batuk pilek. Selain itu juga dapat mengatasi insomnia jangka pendek karena efek kantuk yang di timbulkan setelah mengonsumsinya. Meski demikian, diphenhydramine sebaiknya tidak di konsumsi jangka panjang karena dapat menimbulkan efek samping seperti pusing, mulut dan tenggorokan terasa kering serta sakit kepala.

2. Doxylamine

Sama seperti diphenhydramine, doxylamine juga merupakan jenis obat antihistamin yang dapat di gunakan untuk mengatasi Insomnia jangka pendek karena memiliki efek sedatif atau kantuk. Selain mengobati Insomnia, doxylamine juga dapat meringankan gejala pilek, seperti bersin atau hidup tersumbat. Namun konsumsinya harus sesuai dengan petunjuk penggunaan guna mencegah timbulnya efek samping berupa mual, sakit kepala, jantung berdebar dan kejang.

Baca Juga : Tips Menghilangkan Batuk Dengan Cepat

3. Melatonin

Pada dasarnya, hormon melatonin, yaitu hormon yang berperan penting dalam mengatur pola tidur. Secara alami dapat di produksi oleh tubuh, Melatonin juga tersedia dalam bentuk suplemen yang kerap di gunakan untuk mengatasi gangguan tidur seperti Insomnia. Namun suplemen melatonin tidak boleh di konsumsi lebih dari 4 minggu karena bisa menyebabkan berbagai efek samping. Seperti sakit kepala, kram perut, mimpi buruk dan lebih sering buang air kecil.

4. Valerian

Obat tidur tanpa resep selanjutnya adalah valerian. Suplemen yang terbuat dari akar valerian ini di duga dapat mengatasi insomnia. Kandungan asam valerenat di dalamnya dapat memengaruhi kadar asam gammar aminobutirat dalam tubur. Sehungga membuat tubuh menjadi lebih rileks. Namun masih di butuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektivitas suplemen valerian dalam mengatasi indomnia atau sulit tidur dan dosisnya yang aman untuk di konsumsi sehari-hari.

5. Polygalae Radix

Suplemen dengan kandungan polygalae radix juga kerap di gunakan untuk mengobati gangguan tidur. Ternasuk Insomnia, senyawa yang terkandung di dalam suplemen ini dapat mengatur ritme sirkadian yaitu pengaturan waktu dalam tubuh yang bekerja secara otomatis untuk menentukan kapan waktu bangun dan tidur. Apabila kamu hendak minum obat yang menimbulkan efek kantuk. Sebaiknya konsumsi ketika mendekati waktu tidur dan menghindari mengonsumsinya saat beraktivitas terutama saat mengendarai kendaraan. Agar kualitas tidur kamu tetap terjaga sebaiknya hindari kebiasaan merokok dan kurangi konsumsi minuman beralkohol dan berkafein.

Meski baragam obat tidur di atas dasar di beli tanpa resep dokter, sebaiknya gunakan obat tersebut dengan bijak karena beberapa obat di atas tidak dapat di gunakan secara sembarangan terutama pada ibu hamil, ibu menyusui dan penderita penyakit jantung. Bahkan, beberapa obat di atas dapat menyebabkan penderita indomnia menjadi ketergantungan obat. Artinya dapat menjadi sulit tidur bila tidak mengonsumsinya. Sebelum mengonsumsi obat tersebut tanpa resep dokter di atas. Sebaiknya konsultasikan ke dokter terlebih dahulu jika kamu selalu sulit tidur. Nantinya dokter akan memberikan pengobatan yang tepat.